
Di sela rehat kerjaan di siang hari kemarin yang lumayan adem (sangat mendukung bagi raga-raga yang kehausan di ramadan) bercakap-cakap dengan salah seorang rekan, kita bicara tentang puisi dan pernak-perniknya. Nyambung kalau bicara soal sastra karena sahabatku ini memang kuliahnya juga di jurusan sastra indonesia jadi akhirnya suka nanya-nanya juga tentang sastra, bahkan ada beberapa musikalisasi puisi-puisi macam SDD (Sapardi Djoko Damono), Rendra dan yang lainnya yang berhasil aku catut dari file mp3 nya. *trims siez*
Yap, terkadang mendengarkan musikalisasi puisi itu membuat pikiran bisa terhanyut dan terkagum-kagum dengan si pembuat kata, meski tentu tiada yang dapat melebihi keindahan ayat-ayat Allah Al Quran nan suci, hanya saja buatku terkendala bahasa, hanya memahami bahwa itu indah apalagi jika dibawakan dengan tartil sungguh bisa mempengaruhi perasaan. Hmm.apakah ini artinya bahasa hati dan jiwa bisa lebih merasakan alunan yang menyentuh, yang membuat kita bisa merasa lebih dekat dengan Sang Khalik..Semoga.
Balik lagi bicara soal puisi, bukan soal mudah untuk membuat kata-kata indah nan bermakna terangkai, paling tidak itu yang sebagian banyak orang katakan, namun ada satu pengalaman yang mungkin nyaris sama, biasanya saat kita punya pengalaman akan suatu hal baik itu sedih atau senang akan lebih mudah dituangkan baik itu dalam bentuk tulisan biasa atau puisi, rasanya saat menuliskannya mengalir begitu saja, mungkin karena inspirasinya berasal dari pengalaman sendiri, dari yang sedang dirasakan, jadi kesimpulannya adalah ide apapun yang muncul di benak kita akan lebih mudah dituangkan dalam sebuah bentuk puisi atau tulisan jika berdasarkan pengalaman baik itu pengalaman orang lain atau situasi dan kondisi yang sedang kita alami.
Rasanya benar, saat kita ingin menulis namanya inspirasi itu harus ada, akan selalu ada alasan saat kita ingin menyampaikan sesuatu, jadi kondisi block writer mungkin saja terjadi bahkan pada penulis-penulis yang sudah mapan sekalipun, there is must be something beyond the writing. Puisi, salah satu seni menulis yang ku suka, meski membaca karya-karya penulis besar kadang tak sepenuhnya dapat difahami tapi ada keni’matan tersendiri saat membaca karya-karyanya. Mencoba menyelami ada apa di balik itu dan amanat apa yang ingin disampaikan di dalamnya.
Ah siez, dikaupun benar, menulis adalah hal menyenangkan (selain musik bagiku), berpuisi membuat kita bisa bercengkerama dengan hening dan hati kita yang berkecamuk dengan berbagai pikiran kata dan makna yang kadang hanya kita ingin mengerti sendiri, Yap menulis puisi adalah bentuk ekspresi yang memberi kelegaan tersendiri tanpa harus peduli akan dimengerti atau tidak..
Tulislah apa yang ingin kau tulis..dan trust me..its fun..
Bagaimana denganmu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar