Minggu, 26 Januari 2014

SPEEDTEST MODEM BOLT

Iseng-iseng ane test kecepatan modem bolt yang udah 4G D428, dan hasilnya lumayan kenceng gan.
Lokasi di Fatmawati, tepatnya belakang pasar cipete, sekitar jam 5 sore
Berikut Keterangannya
Kecepatan Download : 4.08Mbps
Kecepatan Upload : 0.50Mbps

Berikut keterangan Gambarnya gan:

sumber www.speedtest.net/‎

SPESIFIKASI ACER TRAVELMATE P243-M


TECH SPECS

HARDWARE

Width13.46 inches
Depth9.6 inches
Thickness1.3 inches
Weight4.85 pounds
ColorBlack

SOFTWARE

Operating systemWindows 8.1

DISPLAY (BASE)

Screen size (diagonal)14 inches
TechnologyLCD
BacklightLED
Resolution (X)1366 px
Resolution (Y)768 px

KEYBOARD

TypeStandard

MOUSE

Type(s)Trackpad

PROCESSOR (BASE)

CPU brandIntel
CPU familyIvy Bridge
ModelCore i3-3210M
Cores2
Clockspeed2.5 GHz
Turbo clockspeed3.1 GHz

GPU (BASE)

Graphics typeIntegrated
Integrated GPU brandIntel
Integrated GPU modelHD Graphics 4000

MEMORY

Base RAM size2 GB
RAM typeDDR3
RAM slots2

STORAGE

OptionsHDD (7200RPM)
Base drive typeHDD (7200RPM)
Base drive capacity500 GB
Card reader supportSD, Memory Stick, xD, MMC

OPTICAL DRIVE

Optical drive typeTray-loading
Compatible mediaDVD±R/RW

PORT OPTIONS

USB2
USB 3.01
Ethernet1
Ethernet type10/100/1000 (Gigabit)
VGA1

CONNECTIVITY

Wi-FiYes
Wi-Fi options802.11n, 802.11g, 802.11a
BluetoothYes
Bluetooth version4.0

BATTERY

Size4400 mAh
ChemistryLithium Ion (Li-Ion)
Quoted time3.5 hr

dxdiag system

dxdiag display

Rating Windows 8.1

CPU-Z

CPU-Z Memory Chaches

DOKUMENTASI WISATA PANTAI SAWARNA

Foto ini diambil tepatnya tanggal 22 Februari 2013, di pantai Sawarna, Bayah Banten..
berikut Nama-nama Tersangka di foto ini..
- Azmi Erviandi
- Fani Zaelani (Gw)
- Fahmi
- Heru Olycia Ananda (bang Bewok)
- M. Yanuar Suratman (Hen2)
- Alfani Setiawan
- Aji Prihantoro (Botak)
- Eko Alfiantoro
- Indra Dwi Nugroho
- Wahid Sulaiman
- Irfan Hikmatiar





























Rabu, 27 November 2013

PEMANFAATAN PERANGKAT TELEMATIKA DALAM BIDANG TRANSPORTASI



          Telematika berasal dari bahasa prancis “Telematique” yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Teknologi Informasi merujuk pada asrana prasarana, sistem dan metode untuk perolehan, pengiriman, penerimaan, pengolahan, penafsiran, penyimpanan, pengorganisasian, dan penggunaan data yang bermakna. Para praktisi menyatakan bahwa “Telematics” adalah singkatan dari “Telecommunication” and “ informatics”  sebagai wujud dari perpaduan konsep Computin and Communication. Secara umum, istilah telematikadipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS(Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology). Secara lebih spesifik, istilah telematikadipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).
Telematika transportasi adalah cabang teknologi yang mengintegrasikan telekomunikasi dan software engineering di bidang sistem transportasi. Saat ini bidang ini telah memainkan peran penting dalam manajemen efektif jaringan infrastruktur transportasi dan menyediakan kolaborasi optimum antara berbagai jenis tipe transportasi, atau yang dikenal dengan transportasi multimodal (multimodal transport).
Sistem transportasi cerdas, mendukung dan menyediakan berbagai jenis layanan transportasi ke institusi dan pribadi. Karena, kategori user di dalam layanan telematika transportasi adalah tidak homogen, maka berbagai jenis layanan harus disiapkan penyelenggara jasa.
User2 tersebut adalah sbb:
• Sistem Telematika Trafik
• Sistem Telematica Vehicle pada strategi kendali (Hybrid electric vehicle) cerdas
• Space Vector Modulation = Modulasi Vector Ruang (RVM)
• Matrix converter

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF MENGGUNAKAN JEJARING SOSIAL



Social Media atau lebih dikenal dengan jejaring sosial sudah merambah ke berbagai kalangan. Muda, tua, laki-laki, perempuan, pekerja, pelajar, mahasiswa sampai anak-anak pun mengenal jejaring sosial. Di era tahun 2000-an, masyarakat Indonesia mulai mengenal situs jejaring sosial MIRC dan Friendster. Lalu yang paling fenomenal, yaitu dengan kehadirannya Facebook dan Twitter yang sampai saat ini masih eksis dan bersaing. Dengan berkembang dan bertambahnya situs jejaring sosial, sudah pasti memiliki dampak yang berbeda-beda bagi setiap penggunanya. Baik atau buruknya tergantung bagaimana masing-masing pengguna memanfaatkannya.



Di bawah ini, terdapat dampak positif dan negatif dari jejaring sosial, yaitu:
Dampak Positif
·         Menambah pertemanan
Dengan aktif di jejaring sosial, kita dapat berkomunikasi dengan orang yang kita kenal maupun belum kita kenal. Memeprluas jaringan pertemanan dari dalam negeri maupun luar negeri.
·         Sarana berkreasi
Bagi yang memiliki bakat dan keterampilan lebih, jejaring sosial merupakan sarana yang ampuh untuk mengembangkan dan mempromosikan bakatnya dan kreasinya.
·         Sarana penyebaran informasi
Informasi yang up-to-date sangat mudah menyebar melalui situs jejaring sosial. Hanya dalam tempo beberapa menit setelah kejadian, kita telah bisa menikmati informasi tersebut. Ini sangatlah bermanfaat bagi kita sebagai manusia yang hidup di era digital seperti sekarang ini. Cakrawala dunia serasa berada dalam sentuhan jari kita

Dampak Negatif
·         Kencaduan
Anda orang yang setiap hari selalu membuka Facebook, Twitter, Instagram dan jejaring sosial lainnya? Merasa tidak betah ketika satu hari saja tidak mengakses jejaring sosial? Maka anda termasuk orang yang sudah kecanduan jejaring sosial. Ketika asyik dengan handphone atau komputernya, mungkin bisa berjam-jam memelototinya.
·        Membuang waktu yang berguna (produktif)
Kerjaan kantor numpuk, pr sekolah belum selesai, tugas kuliah dikejar deadline, tetapi masih asyik dengan jejaring sosialnya, itu sudah membuang waktu berharga secara percuma. Semua pekerjaan yang penting menjadi terbengkalai.
·         Menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh
Kata-kata di atas sudah tidak asing lagi, bukan? Dengan kita hyperactive pada jejaring sosial, orang yang sedang berada di dekat kita seakan-akan tidak pernah ada di sana. Dan sebaliknya, orang yang di seberang pulau sekalipun menjadi fokus utama dan menganggap dia seakan-akan berada di samping kita.
·         Kejahatan dunia maya (cyber crime)
Seiring berkembangnya teknologi, berkembang pula kejahatan. Didunia internet, kejahatan dikenal dengan nama cyber crime. Kejahatan dunia maya sangatlah beragam. Diantaranya, carding, hacking, cracking, phising, dan spamming.

Sumber : 
http://unpas.ac.id/wp-content/uploads/2012/03/social-media.jpg

Senin, 21 Oktober 2013

PENGANTAR TELEMATIKA


Sejarah 

Secara harfiah, telematika berasal dari bahasa perancis “telematique” yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Teknologi Informasi sendiri dapat diartikan sebagai sarana/prasarana, sistem, dan metode untuk perolehan, pengiriman, penerimaan, pengolahan, penafsiran, penyimpanan, pengorganisasian, dan penggunaan data yang bermakna.

Para praktisi menyatakan “telematics“ adalah singkatan dari “telecommunication” and “informatics” sebagai wujud dari perpaduan konsep computing and communication. Istilah telematics juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu (konvergensi). Semula media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi komunikasi pada saat itu.

Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghindarkan media komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah telematika kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara telekomunikasi, media, dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau “the Net”. Dalam perkembangannya istilah “media” dalam telematika berkembang menjadi wacana “multimedia”. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah “multimedia” semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam pelbagai medium. Suatu ambigus jika istilah telematika dipahami sebagai akronim telekomunikasi, multimedia, dan informatika.

Menurut Instruksi Presiden RI No. 6 Tahun 2001 tentang kerangka kebijakan perkembangan dan pendayagunaan telematika di Indonesia didapat pengertian telematika sebagai berikut: “…Telekomunikasi, media dan informatika atau disingkat sebagai teknologi telematika…”. Toffler berpendapat bahwa teknologi telekomunikasi dan informatika, kini populer dengan nama telematika (Yuliar, 2007). Menurut Miarso (2007) telematika merupakan sinergi teknologi telekomunikasi dan informatika untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary (digital). Telekomunikasi adalah sistem hubungan jarak jauh yang terjalin melalui saluran kabel dan nirkabel (gelombang suara, elektromagnetik, dan cahaya). Sedangkan informatika adalah pengelolaan data yang bermakna dengan sistem binary (digital). Istilah Teknologi dan Komunikasi (ICT =Information and Communication Technology) yang lebih dikenal sekarang ini bermaksud memperluas pengertian telematika.


2.      Pengertian

Telematika merupakan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media, dan informatika yang digunakan untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary/digital.

Jadi pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika.

Menurut Wikipedia, istilah telematika ini sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:

a.       Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.

b.      Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).

c.        Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics)


3.      Bidang Bidang yang terkait

a.       E - Government

E-goverment merupakan pemanfaatan telematika dalam bidang pemerintahan. Dalam e-goverment telematika lebih kepada membantu dalam konteks pembangunan. Baik negara maju maupun berkembang, telematika digunakan dalam beberapa sektor seperti menurunkan biaya untuk mengakses informasi, berkomunikasi dan melaksanakan berbagai kegiatan transportasi.

b.      E - Commerce

E-commerce mungkin sangat tak asing ditelinga, e-commers merupakan salah satu pemanfaatan telematika yang paling banyak digunakan, atau bisa disebut sedang hangat-hangat nya. E-commers merupakan bidang perdagangan/ penjualan , seperti jualan online, baik melalui blog, wensite pribadi ataupun melalui jejaring sosial, melalui twitter, facebook, dan lain-lain. Dengan e-commerce pembeli dan penjual tak harus bertemu face to face seperti penjual dan pembeli di pasar, misalnya, dengan begini jarak dan waktu tak lagi menjadi penghalan untuk melakukan suatu transaksi.

c.       E - Learning

E-learning merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. E-learning dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri).

4.      Perangkat Pendukung

Perangkat yang dibutuhkan dalam telematika pada dasaranya sama yaitu : 1). hardware yang berupa perangkat pengirim/penerima data, 2). jaringan sebagai transmitor data yang biasanya menggunakan jaringan seluler (HP), jaringan Satelit, jaringan Siaran Radio/TV, jaringan Titik Akses dan lainnya, dan 3). Software yang akan mengkonfersi gelombang analog kedalam digital. Dalam penerapannya perangkat – perangkat tersebut bergantung dengan kebutuhan masing – masing bidang penerapan. Seperti pada video conference yang merupakan layanan komunikasi video dan audio secara real time yang membutuhkan LCD Proyektor 7 9, Printer LazerJet/DeskJet/BubleJet 25 30, Ploter 1 1, Scanner 4 5, Digitizer sebagai hardware. Sedangkan pada aplikasi Berbasis Web, diperlukan komputer sebagai hardware, dan jaringan client server sebagai transmitor serta software (OS, aplikasi java) sebagai software.
a.       Jaringan Telepon

Jaringan Telepon dapat digunakan sebagai penghubung antara titik penerima satu dengan titik pnerima yang lain. Dewasa ini penggunaan jaringan telepon dapat dimodifikasikan pemakainnya secara bersamaan dalam aplikasi transaksi contohnya aplikasi transaksi Perbankan melalui ponsel. Selain itu Jaringan Telepon ini juga dapat digunakan untuk berfungsi sebagai teleconference yang dapat digunakan dengan menggunakan jaringan televisi.


b.      Jaringan Televisi

Jaringan yang dapat memberikan informasi yang berupa gambar, multimedia dan suara. Pada awalnya Televisi dapat dikatakan dengan suatu perangkat komunikasi yang hanya berupa simplex duplex namun sering denganberkembangnya kemajuan teknologi dapat dikembangkan penggunaannya dengan menggunakan jaringan telepon, Komputer dan Internet. Contohnya dalam aplikasi teleconference, polling acara tertentu dan masih banyak aplikasi lainnya.


c.       Internet

Jaringan yang dapat menghubungkan antara computer satu dengan computer lainnya yang berada dalam wilayah yang cukup luas bahkan mencakup suatu Negara. Pada awalnya internet digunakan sebatas untuk mengirim e-mail namun sering dengan berkembangnya teknologi Komputer baik dari segi perangkat keras maupun perangkat lunak. Internet tidak hanya sebatas dalam membuat e-mail melainkan dapat dikembangkan dengan membuat suatu sistem Informasi. Baik berupa transaksi online, maupun berupa e-learning .


5.      Keuntungan dan Kerugian

Setiap perubahan tentu menpunyai dampak baik dipandang dari segi positif maupun dari sis negatifnya tentunya itu semua perlu di atasi guna memberikan manfaat yang sebaik-baiknya untuk kepentingan yang positif. 

Dampak positif (keuntungan) dari perkembangan telematika antara lain :

a.       Kemudahan dalam memperoleh Informasi secara cepat.

Informasi yang diperoleh dapat bersifat real time artinya pada saat itu juga. Selain itu informasi yang diinginkan dapat diperoleh secara langsung pada sumbernya sehingga mengurangi adanya distorsi informasi.

b.      Transparasi dalam Informasi

Informasi dapat diketahui siapa saja karena adanya keterbukaan.

c.       Kemudahan dalam memperoleh data

Dengan adanya perkembangan telematika kita dapat memperoleh data dan Informasi dari berbagai sumber, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

d.      Penghematan Waktu

Orang tidak perlu lagi mengorban waktu untuk mengantri lama dalam melakukan transaksi keuangan tetapi cukup dengan melakukan transaksi melalui internet atau ponsel genggam.

Disamping itu terdapat juga kerugian dalam kemajuan teknologi telematika antara lain:

a.       Adanya cyber crime yaitu mengkloning data, menyadap data , mengubah data tanpa seizin pemilik data.

b.      Hal ini tentunya harus diwaspadai karena dapat menrugikan pihak-pihak yang sering melakukan transaksi on-line. Sehingga Pihak dari Penyedia jasa tersebut sebaiknya menyediakan sekuritas yang aman bagi pengguna jasa jaringan tersebut.


 Referensi ..

1. http://herlambangprasetyo.blogspot.com/2012/10/pengantar-telematika.html

2. http://riccoroviandy.blogspot.com/2012/11/pengertian-pengantar-telematika.html

3. http://f312di.wordpress.com/category/tugas-dan-tulisan-pengantar-telematika/

4. http://ochaaiiu.blogspot.com/2012/11/tugas-pengantar-telematika.html

5. http://bagasirawanganteng.blogspot.com/2012/10/pengantar-telematika.html

6. http://arinihoshi.blogspot.com/2012/10/pengantar-telematika_15.html

7. http://eziekim.wordpress.com/2011/10/17/pengantar-telematika/

8. http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/10/ruang-lingkup-telematika-tulisan-4-pengantar-telematika/



Pengantar Telematika
Univ. Gunadarma
2013

Minggu, 21 April 2013

HIPOTESIS



Definisi :

Jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya.

Hipotesis ilmiah mencoba mengutarakan jawaban sementara terhadap masalah yang kan diteliti. Hipotesis menjadi teruji apabila semua gejala yang timbul tidak bertentangan dengan hipotesis tersebut. Dalam upaya pembuktian hipotesis, peneliti dapat saja dengan sengaja menimbulkan atau menciptakan suatu gejala. Kesengajaan ini disebut percobaan atau eksperimen. Hipotesis yang telah teruji kebenarannya disebut teori.

hipotesis berasal dari bahasa Yunani, yaitu hupo dan thesis. Kata hupo berarti lemah, kurang, atau di bawah, sedangkan thesis, berarti teori, proposisi, atau pernyataan yang disajikan sebagai bukti. Sehingga hipotesis dapat diartikan sebagai suatu pernyataan yang masih lemah kebenarannya dan perlu dibuktikan atau dugaan yang isfatnya masih sementara.

Hipotesis adalah usulan keterangan untuk gejala. Dalam metode hipotetik-deduktif, hipotesis sebaiknya falsifabel, berarti bahwa mungkin bahwa itu bisa diperlihatkan bahwa itu adalah salah, biasanya oleh pengamatan.



Ciri-Ciri Hipotesis

Ciri-Ciri Hipotesis yang Baik
Karakteristik Hipotesis yang Baik :

Sebuah hipotesis atau dugaan sementara yang baik hendaknya mengandung beberapa hal. Hal – hal tersebut diantaranya :

Hipotesis harus mempunyai daya penjelas
Hipotesis harus menyatakan hubungan yang diharapkan ada di antara variabel-variabel-variabel.
Hipotesis harus dapat diuji
Hipotesis hendaknya konsistesis dengan pengetahuan yang sudah ada.
Hipotesis hendaknya dinyatakan sesederhana dan seringkas mungkin.

Kegunaan

Hipotesis merupakan elemen penting dalam penelitian ilmiah, khususnya penelitian kuantitatif. Terdapat tiga alasan utama yang mendukung pandangan ini, di antaranya:

Hipotesis dapat dikatakan sebagai piranti kerja teori. Hipotesis ini dapat dilihat dari teori yang digunakan untuk menjelaskan permasalahan yang akan diteliti. Misalnya, sebab dan akibat dari konflik dapat dijelaskan melalui teori mengenai konflik.
Hipotesis dapat diuji dan ditunjukkan kemungkinan benar atau tidak benar atau di falsifikasi.
Hipotesis adalah alat yang besar dayanya untuk memajukan pengetahuan karena membuat ilmuwan dapat keluar dari dirinya sendiri. Artinya, hipotesis disusun dan diuji untuk menunjukkan benar atau salahnya dengan cara terbebas dari nilai dan pendapat peneliti yang menyusun dan mengujinya.
Hipotesis memberikan penjelasan sementara tentang gejala-gejala serta memudahkan perluasan pengetahuan dalam suatu bidang.
Hipotesis memberikan suatu pernyataan hubungan yang langsung dapat diuji dalam penelitian
Hipotesis memberikan arah kepada penelitian
Hipotesis memberikan kerangka untuk melaporkan kesimpulan penyelidikan.

Macam-Macam Hipotesis

1. Hipotesis Deskriptif

Hipotesis deskriptif, merupakan dugaan terhadap nilai satu variabel dalam satu sampel walaupun di dalamnya bisa terdapat beberapa kategori.

2. Hipotesis Korelasional/hubungan

Hipotesis korelasional adalah hipotesis yang berisi pernyataan tentang hubungan antara dua atau lebih variabel. Jika pola hubungan antara dua atau lebih variabel bersifat kausal (sebab-akibat) , maka hipotesisnya disebut hipotesis kausalitas. Hipotesis Korelasional terdiri dari hipotesis kausal dan korelasi.

3. Hipotesis asosiasi

Pengukurana asosiasi merupakan istilah umum yang mengacu pada sekelompok teknik dalam statistik bivariat yang digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel

sumber